Deran: 4 Nama Di Pilih Secara Acak Mendapat Bantuan Seroja
|
Kalabahi, Humas Bawaslu Alor- Pimpinan Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Alor menyerahkan bantuan seroja tahun 2021 kepada 4 (empat) 0rang sebesar Rp. 10.000.000 (sepuluh juta rupiah). Bantuan diserahkan pimpinan Bawaslu Alor, Ketua Bawaslu Alor, Dominika Deran, S.Pd, Anggota Bawaslu Alor Kordiv PHL Orias Langmau, SE, Kordiv. SDMO Amirudin Bapang, S.Pt, kepada perwakilan Bapak Imanuel Manilehi, anak Joinda Kheterina Maure, Ibu Ruth P. Maileti dan Bapak Yan Fester S. Lau. Jumad (07/01/2022).
Seremonial penyerahan bantuan yang dipusatkan di ruang tamu Sekretariat Bawaslu Alor itu dihadiri Anggota Bawaslu Alor Kordiv PHL Orias Langmau, SE, Kordiv. SDMO Amirudin Bapang, S.Pt, Koordinator Sekretariat Bawaslu Alor, Ruth L. Kafelbang, SE dan BPP Bawaslu Alor, Melkiur Maufa.
Ketua Bawaslu Alor dalam seremonial pemberian bantuan seroja, bantuan tersebut dihimpun dari semua Bawaslu di seluruh Indonesia, kemudian disalurkan sampai ke Bawaslu Kabupaten Alor. Tahap pertama, secara khusus untuk Bapak/Ibu, teman-teman yang pernah tegabung dengan jajaran Bawaslu pengawas pemilu kecamatan, pengawas pemilu desa/kelurahan maupun pengawas TPS yang terkena seroja dan itu sudah kami salurkan.
Bawaslu RI juga mengajak kami untuk secara acak mengirimkan nama-nama masyarakat yang terdampak langsung seroja, bisa mendapatkan sedikit uluran tangan dari jajaran bawaslu. Puji Tuhan Bapak dan Ibu berempat ditetapkan untuk mendapatkan bantuan, memang kita perlu lihat bersama dari bantuan atau sumbangan ini adalah rasa peduli masyarakat sebagai sesama bersaudara yang kemudian bisa disalurkan. Kepedulian itu yang dilihat, jangan melihat angkanya. Jika dibandingkan dengan kebutuhan, mungkin itu tidak pas, itu jauh sekali. Tetapi yang harus kita maknai, bahwa ini adalah rasa solidaritas terhadap semua masyarakat yang terkena dampak secara langsung. mengutip Dominika Deran, S.Pd
Dalam momentum seremonial tersebut Orias Langmau menambahkan per kabupaten 4 orang, maka kita prioritas ke masyarakat yang benar-benar terdampak seroja, kita melakukan pengecekkan ternyata Bapak Ima yang mewakili isteri yang meninggal, Bapak Jhon mewakili anak 2 yang selamat, orang tua dan saudara-saudaranya meninggal dunia dan Ibu Fiktoria yang mewakili nenek Ruth dari Desa Waisika.
“Bantuan ini ditujukkan bagi masyarakat terdampak seroja 04 April 2021. Nominalnya Rp. 2.500.000 (dua juta lima ratus ribu rupiah) per orang. Jangan melihat dari besarannya tetapi digunakan untuk kebutuhan anak, orang tua dan masa depan anak-anak. Dan kedepan kalau kami ke Mainang, Lipang, dan Bukapiting kami akan singgah di rumah untuk cerita-cerita.” tandasnya.
Pada kesempatan tersebut Amirudin Bapang juga menyampaikan dampak seroja itu terjadi di Kabupaten Alor, maka bantuan itu disalurkan melalui Bawaslu Alor, sebagai bentuk perhatian Bawaslu terhadap kejadian sosial bencana alam. Bawaslu memang sangat konsen terhadap hal-hal seperti ini, tidak seberapa tetapi, kami mau menunjukkan kepedulian bagi ba-sodara semua yang terdampak. Meskipun mau dibilang bantuan sudah lama baru datang, tetapi kita di lembaga Bawaslu memang prosesnya agak lama, tetapi kami terus berupaya memberikan sedikit bantuan kepada bapak/ibu sekalian yang dapat meringankan beban yang terlalu banyak dialami oleh bapak/ibu sekalian. ujarnya
Sementara itu, salah satu perwakilan korban seroja Bapak Imanuel Manilehi yang diminta komentarnya menyampaikan ungkapan hati, Puji Tuhan pada kesempatan ini, melalui badai seroja 04 April 2021 kami bisa ada di lembaga Bawaslu Alor hari ini, untuk menerima bantuan. Sebagai korban kami merasa bantuan ini kami sudah tidak dapat lagi, karena kejadian itu terjadi di mana-mana, tetapi Puji Tuhan melalui Bawaslu RI yang bisa memfasilitasi bantuan ini melalui Bawaslu Alor, kami perwakilan korban bisa menerima bantuan ini.
“Memang kami juga tidak melihat berapa besar bantuan yang kami terima, tetapi dari bantuan ini masih ada tingkat kepedulian dari pihak-pihak terkait untuk kami pihak korban. Dan terima kasih kepada Bawaslu RI, Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/kota yang masih memiliki rasa kepedulian terhadap kami. akhir kata hal ini, yang dapat saya sampaikan mewakili seluruh korban seroja.” tuturnya.*Jhon