Dominika Deran: Kolektif Kolegial Menjadi Roh Yang Terus Dihidupi Dalam Kerja Dan Kepemimpinan Kelembagaan
|
Kalabahi, Humas Bawaslu Alor- Bertempat di Hotel Romyta Kota Kupang, Bawaslu Provinsi menggelar Kegiatan yang bertajuk, Rakernis Konsolidasi Pelaksanaan Program/Kegiatan dan Anggaran Bawaslu Provinsi NTT Tahun 2024 pada, Jumat (18/02/2022). Kegiatan yang digagas secara tatap muka ini, merupakan kegiatan perdana di tahun 2022. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua dan Anggota Bawaslu Provinsi NTT, mewakili 22 Kabupaten/Kota hadir juga Ketua dan Kordiv SDMO serta para Kasek dan Korsek.
Ketua Bawaslu Provinsi NTT, Thomas Mauritius Djawa, dalam penyampaian materinya menyampaikan hal-hal yang menjadi isu strategis Hasil Evaluasi pelaksanaan program/kegiatan dan anggaran tahun 2024. Sekitar 8 point isu strategis yang diangkat dalam rangka memproyeksi kerja-kerja kelembagaan dalam menghadapi Pemilu serentak tahun 2024 nanti.
" 8 isu strategis ini bisa diselesaikan dengan baik, maka lembaga ini kedepannya akan jauh lebih baik, mari terus tingkatkan koordinasi dan pembinaan secara berjenjang agar semuanya dapat berjalan dengan baik" tegas Djawa. Lebih lanjut Djawa menegaskan bahwa, kita terus berupaya agar poin-poin yang disebutkan tersebut menjadi dasar pegangan kita agar hal-hal yang selama ini menghambat, perlu lembaga bisa diatasi dengan cepat.
"8 hal tersebut misalnya ego Divisi yang masih sangat kental sekali dan berdampak pada merusaknya semangat Kolektif Kolegial kelembagaan, oleh karena itu ajang konsolidasi ini berupaya untuk meleburkan segala kekurangan kita, demi kemajuan lembaga" tutup Djawa.
Hal senada juga disampaikan oleh Baharudin Hamzah, selaku Kordiv SDMO Provinsi NTT bahwa pertemuan kita hari ini adalah ajang konsolidasi kelembagaan untuk satu tahun kedepan agar segala bentuk pengelolaan lembaga harus bersinergi dengan baik antara satu dengan yang lain. Meskipun diakhir masa jabatan, kami tetap berikhtiar untuk membenahi segala yang telah menjadi catatan kita kemarin, kegiatan Konsolidasi hari ini, kami desain agar dalam menjalankan roda organisasi kelembagaan, kita saling mengisi antar satu dengan yang lain.
"Kita tentu tidak bisa sama, namun kita mampu saling mengisi dari kelebihan dan kekurangan yang kita miliki, Divisi itu hanya mengeksekusi kegiatan, tapi dalam merancang kegiatan tersebut harus bisa duduk bersama melakukan rapat internal untuk membahas secara detail atas program kegiatan yang hendak di eksekusi" tutup Hamzah. Pada kesempatan sama pula, Ketua Bawaslu Kabupaten Alor Dominika Deran saat dimintai tanggapannya terhadap kegiatan hari ini, menyampaikan bahwa Kegiatan konsolidasi ini sangat penting terlebih dalam waktu beberapa bulan lagi kita akan masuk pada tahapan awal Pemilu 2024. Dukungan anggaran dalam rangka pelaksanaan program-program kerja kelembagaan tahun 2022 dan soliditas antar Anggota, soliditas antar Komisioner dengan Sekretariat, adanya timeline kegiatan yang terkoneksi antar Provinsi dan Kabupaten/Kota menjadi poin penting penentu keberhasilan program kerja tahun 2022.
"Prinsip Kolektif Kolegial yang melekat erat dalam kepemimpinan dan kerja-kerja kelembagaan tetap harus menjadi roh yang terus dihidupi, hindari ego divisi karena pembagian divisi hanya untuk memudahkan /mengkordinir kegiatan/program kerja". tutur Deran
Kegiatan berjalan penuh semangat kekeluargaan, dan peserta sangat antusias dalam mendengarkan setiap materi yang disampaikan. Kegitan Konsolidasi ditutup dengan pemaparan oleh masing-masing divisi yang berada di Bawaslu Provinsi kemudian nantinya dapat diterjemahkan dengan baik oleh Bawaslu Kabupaten/Kota. *Ute