Lompat ke isi utama

Berita

Melpi Marpaung: Butuh Tim Solid Untuk Menghadapi Kompleksitas Pemilu dan Pemilihan 2024

Melpi Marpaung: Butuh Tim Solid Untuk Menghadapi Kompleksitas Pemilu dan Pemilihan 2024

Kalabahi, Humas Bawaslu Alor- Dalam suasana kebersamaan perayaan Natal oleh Umat Kristiani,Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi NTT lakukan Rapat Koordinasi  (Rakor) bersama para koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga (Kordiv PHL) Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi NTT.

Kordiv PHL Bawaslu Provinsi NTT, Jemris Fointuna hadir sekaligus membuka kegiatan dimaksud. Dalam arahannya,  Fointuna menyampaikan agar selalu memanfaatkan pojok pengawasan pada masing – Masing Bawaslu Kabupaten/Kota, karena Pojok pengawasan sesungguhnya menjadi salah satu inovasi dalam pengawasan Pemilu dan pemilihan

“Pojok Pengawasan harus menjadi tempat tersedianya informasi yang akurat dan ter-update untuk bisa diakses oleh semua pihak yang berkepentingan dalam pemilu dan pemilihan”, tegas Jemris pada selasa, (28/12/2021) di Pojok Pengawasan Bawaslu Provinsi NTT.

Pada kesempatan itu hadir pula Kordiv. Hukum, Data Dan Informasi Bawaslu NTT Melpi Marpuang. menyampaikan,agar dibutuhkan kesolidan tim dalam menghadapi Pemilu dan Pemilihan tahun 2024

“Butuh tim solid, untuk menghadapi kompleksitas Pemilu dan Pemilihan 2024”, tutur Melpi

Lebih lanjut dijelaskan bahwa Hal ini harus menjadi kesadaran dan semangat bersama seluruh unsur Pengawas Pemilu, secara khusus divisi PHL yang mengelola Pojok Pengawasan. Disampaikan bahwa Pengembangan Pojok Pengawasan ini meliputi Pojok Pengawasan dalam jaringan berbasis aplikasi digital dan Pojok Pengawasan di luar jaringan yang ada di kantor masing-masing atau di tempat-tempat strategis lainnya.
Informasi yang disediakan di Pojok Pengawasan harus gratis dan bisa diakses dengan mudah oleh semua orang yang membutuhkannya.

Rakor Pojok Pengawasan ini menghadirkan Narasumber Jojo Rohi dari Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) yang memberi pemaparan tentang fungsi Pojok Pengawasan dalam menjawab kebutuhan publik dan M. Panji Laksono Staf Bawaslu Provinsi NTT yang mengembangkan aplikasi Si-Kepo (Sistem Informasi Kepemiluan dan Pojok Pengawasan).