Perteguh Nilai Demokrasi dan Integritas, Bawaslu Kabupaten Alor Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila
|
Kalabahi - Humaas Bawaslu Alor. Pimpinan beserta seluruh jajaran Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Alor menyelenggarakan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada Kamis pagi, 1 Oktober 2026. Mengambil tempat di halaman utama Kantor Bawaslu Kabupaten Alor, kegiatan ini menjadi momentum penting bagi lembaga pengawas pemilu tersebut untuk meresapi dan mempertegas kembali komitmen kebangsaan di tengah dinamika pengawalan demokrasi di wilayah berjuluk Nusa Kenari ini.
Ketua Bawaslu Kabupaten Alor, Orias Langmau, bertindak langsung sebagai Pembina Upacara. Kehadirannya di depan barisan memberikan pesona ketegasan dan wibawa kelembagaan. Tidak sekadar memimpin jalannya tata upacara secara protokoler, Orias Langmau juga mengambil peran krusial dalam membacakan naskah Ikrar Hari Kesaktian Pancasila.
Pembacaan ikrar yang menggema di pelataran kantor tersebut merupakan sebuah manifestasi penegasan tekad dari seluruh insan Bawaslu Alor. Ikrar itu menggarisbawahi komitmen abadi untuk senantiasa mempertahankan, mengamalkan, dan menjaga kelestarian Pancasila sebagai ideologi negara, pedoman moral, dan sumber dari segala sumber hukum di Indonesia dari berbagai bentuk ancaman maupun rongrongan, baik dari dalam maupun luar.
Upacara ini dihadiri secara penuh oleh unsur pimpinan, anggota komisioner, koordinator divisi, koordinator sekretariat, hingga seluruh staf teknis maupun pendukung di lingkungan Bawaslu Kabupaten Alor. Kehadiran seluruh elemen Bawaslu tanpa terkecuali ini merepresentasikan soliditas dan kekompakan institusi. Barisan yang tersusun rapi dengan balutan seragam resmi lembaga mencerminkan kedisiplinan serta kesiapan mental jajaran pengawas dalam mengemban amanat undang-undang.
Rangkaian peringatan bersejarah ini berlangsung dengan tertib dan disiplin tinggi. Prosesi dimulai dari penghormatan bendera Merah Putih, mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan revolusi yang telah gugur sebagai perisai ideologi, hingga pembacaan teks Pembukaan UUD 1945.
Bagi institusi pengawas pemilu seperti Bawaslu, peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober 2026 ini bukan sekadar rutinitas kalender nasional tahunan, melainkan memiliki relevansi filosofis yang sangat tajam dengan tugas pokok dan fungsi mereka. Menjaga kemurnian demokrasi melalui pengawasan pemilu yang jujur, adil, independen, dan berintegritas adalah bentuk konkret dari pengamalan nilai-nilai Pancasila. Bawaslu dituntut untuk menjadi lembaga yang memanifestasikan sila Keadilan Sosial dan memfasilitasi terwujudnya Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan, memastikan setiap suara masyarakat Alor terlindungi dengan asas kepastian hukum.
Melalui pembacaan ikrar setia yang dipimpin oleh Orias Langmau, terselip pesan kuat bahwa setiap jajaran Bawaslu Kabupaten Alor harus berdiri kokoh di atas semua golongan dan kepentingan politik. Mereka dituntut untuk menjadikan Pancasila sebagai ruh dalam bertindak, meredam potensi konflik horizontal, serta mengawal proses transisi kepemimpinan dan demokrasi lokal agar tetap berada pada koridor konstitusi.
Upacara yang dipenuhi dengan nuansa reflektif tersebut ditutup dengan pembacaan doa kebangsaan yang memohon keselamatan bangsa dan negara, dilanjutkan dengan sesi penyampaian arahan internal dan foto bersama. Peringatan ini diharapkan terus menyuntikkan energi spiritual dan moral yang baru bagi keluarga besar Bawaslu Kabupaten Alor untuk terus mengabdi tanpa kenal lelah demi tegaknya keadilan pemilu di ujung timur Nusa Tenggara.