Rakercab Demokrat Alor, Ketua Bawaslu Alor Kupas Tuntas Dampak Putusan MK
|
Kalabahi , Humas Bawaslu Alor. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Alor menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) sekaligus Pendidikan Politik, Selasa (2/6/2026). Kegiatan yang berpusat di Aula Kopdit Citra Hidup Kalabahi ini menjadi momentum krusial bagi partai berlogo bintang mercy tersebut dalam menyusun strategi pemenangan dan penguatan internal menjelang agenda-agenda politik ke depan.
Acara ini dihadiri oleh jajaran pengurus DPD Provinsi, pengurus DPC Alor, serta perwakilan Pengurus Anak Cabang (PAC) dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Alor. Turut hadir pula undangan dari unsur eksekutif dan penyelenggara pemilu, di antaranya Wakil Bupati Alor Rocky Winaryo, Ketua DPRD Alor Buce Brikmar, Ketua KPU Alor, Ketua Bawaslu Alor, serta Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Alor.
Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Alor, Lukas Reyner Atabui, dalam sambutannya menegaskan bahwa Rakercab ini merupakan wadah penting untuk mengevaluasi kinerja partai secara menyeluruh dan merefleksikan arah perjalanan Demokrat ke depan.
"Ini adalah momentum yang sangat bagus bagi kita semua. Konsolidasi partai harus terus dilakukan secara berjenjang agar Partai Demokrat benar-benar dimiliki dan dicintai oleh segenap lapisan masyarakat," ujar Lukas.
Lukas juga membeberkan rencana program kerja strategis ke depan, di mana Demokrat Alor akan berfokus pada aksi-aksi nyata sebagai bentuk pengabdian langsung kepada masyarakat. Ia menginstruksikan seluruh kader untuk membuat kegiatan yang menyentuh akar rumput. Berbekal konsolidasi yang solid, Lukas secara optimis menetapkan target besar untuk pemilu mendatang.
"Rencana Demokrat ke depan, kita targetkan merebut 5 kursi di DPRD Kabupaten Alor," tegasnya disambut tepuk tangan optimis para kader.
Dukungan dan apresiasi datang dari Wakil Bupati Alor, Rocky Winaryo. Menyampaikan sambutan atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Alor, Rocky menekankan pentingnya peran partai politik dalam membangun iklim demokrasi yang sehat.
"Demokrasi yang kuat tidak hanya ditentukan oleh penyelenggara pemilu saja, melainkan juga oleh kualitas pendidikan politik yang diberikan oleh partai politik kepada kadernya," tutur Rocky.
Senada dengan Wakil Bupati, Ketua DPRD Kabupaten Alor, Buce Brikmar, turut memberikan motivasi. Beliau berharap agenda ini bisa menjadi pemantik semangat, tidak hanya bagi Demokrat tetapi juga bagi seluruh parpol di Kabupaten Alor.
"Agenda pendidikan politik ini harus menjadi motivasi bagi kita semua. Dalam berkompetisi, kita tetap harus mengedepankan nilai-nilai persaudaraan. Selamat melaksanakan kegiatan, semoga seluruh rangkaian acara hari ini terlaksana dengan baik," ungkap Buce.
Salah satu sesi krusial dalam kegiatan ini adalah pemaparan materi pendidikan politik yang menghadirkan Ketua Bawaslu Kabupaten Alor, Orias Langmau, sebagai narasumber utama.
Orias membawakan materi bertajuk "Dampak Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Terhadap Pengawasan Pemilu". Di hadapan ratusan kader Demokrat, Orias mengupas tuntas bagaimana dinamika hukum terbaru dari putusan MK memengaruhi peta dan regulasi pengawasan di lapangan. Kehadiran penyelenggara pemilu seperti Bawaslu dan KPU ini diharapkan mampu memberikan pemahaman regulasi yang komprehensif bagi para kader, sehingga siap bertarung dalam koridor aturan yang berlaku.
Kegiatan Rakercab dan Pendidikan Politik ini berjalan dengan baik, dan diakhiri dengan sesi diskusi serta perumusan program kerja taktis oleh internal DPC Partai Demokrat Alor.