Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Alor Ajak Masyarakat Partisipasi Aktif Sukseskan Pemilihan Serentak 2024

Humas Bawaslu Alor

Therlince Loisa Mau Anggota Bawaslu Alor Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa saat membuka kegiatan di desa Mataru Utara, Sabtu (02/04/2024).

Kalabahi, Humas Bawaslu Alor - Dalam menjalankan fungsi pengawasan pada pemilihan serentak 2024, Bawaslu Kabupaten Alor tentu saja membutuhkan dukungan dan partisipasi masyarakat. Harapannya, penyelenggaraan pemilihan kepala daerah berjalan luber jurdil (langsung umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil), dan demokratis. 

“ kegiatan pengawasan partisipatif tidak kami lakukan di semua Kecamatan dan Hanya ada di beberapa Kecamatan saja yang rentan dengan potensi pelanggaran yaitu (Teluk Mutiara, Pantar Tengah, Pantar, Mataru),” ucap Inche anggota Bawaslu Alor Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa saat membuka kegiatan di desa Mataru Utara, Sabtu (02/04/2024). 

 

Humas Bawaslu Alor

 

Ia juga mengatakan, Kecamatan Mataru merupakan salah satu wilayah yang perlu dilakukan program pengawasan partisipatif berdasarkan hasil evaluasi di pemilu 14 Februari 2024 yang lalu.

Bawaslu Kabupaten Alor secara berjenjang dari Kabupetan, Kecamatan, Desa hingga Pengawas TPS, merupakan ujung tombak dalam pencegahan pelanggaran pemilihan itu sendiri.

“ tanggal 4 November 2024 secara serentak akan dilantik pengawas tempat pemungutan suara (PTPS) se-Kabupaten Alor . PTPS inilah yang menjadi garda terdepan dalam menyampaikan berbagai informasi namun, peran seluruh elemen masyarakat khusnya di Kecamatan Mataru sangatlah penting dalam mensukseskan Pemilihan Serentak ,” tutur Inche.

Menurutnya dalam pemilihan serentak , diperlukan kerja sama semua elemen masyarakat dalam menjaga keamanan serta stabilitas pesta demokrasi dengan baik.

“ hasil evaluasi pada pemilu lalu, paling rentan terjadi di Kabupaten Alor adalah praktek politik uang (Money Politik),” katanya.

Untuk itu, apabila dalam pelaksanaan pemilihan serentak ini terdapat Money Politik maka masyarakat dapat melaporkan ke Pengawas di tingkat bawah, atau langsung ke Kantor Bawaslu Kabupaten Alor agar bisa ditindak lanjuti.

Selain itu Inche Mau juga meminta agar tempat-tempat ibadah harus jauh dari segala hal yang berkaitan dengan proses politik.

“tempat Ibadah itu bukan tempat untuk berkampanye, dan juga tidak boleh memasang alat peraga kampanye,”tegasnya.

Inche Mau juga menegasakan kepada seluruh ASN, Kepala Desa dan semua aparatnya agar tetap menjaga netralitas dan tidak menghadiri kampanye.

“ bapak/ibu harus mematuhi semuat aturan Undang-Undang karena ketika ada temuan disitu, maka kami akan sigap dalam menegakkan Aturan tersebut tanpa pandang bulu,” Tegas Inche.

Kegiatan ini menghadirkan dua pemateri yakni Ilham Fauzi dari Kejari Alor dan Akademisi Untrib Kalabahi, Budi Laupada. 

 

Humas Bawaslu Alor
Humas Bawaslu Alor

 

Hadir dalam kegiatan ini, Ketua Bawaslu Alor, seluruh Kepala Desa di wilayah Kecamatan Mataru, Danposramil 01 Kecamatan Mataru, Kapol Sub Sektor Mataru, Tokoh Agama, Tokoh Perempuan, Tokoh Pemuda, Pengawas Kecamatan, Pengawas Desa dan semua undangan yang hadir.

 

Humas Bawaslu Alor

Penulis dan Foto : Putra Al-Ghifary/Denjo

Editor: Putra Al-Ghifary