Data Pemilih Jantung Demokrasi
|
Kalabahi, Humas Bawaslu Alor – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Alor sukses gelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Pengawasan Daftar Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Tahun 2025. kegiatan yang berlangsung di aula kantor Bawaslu Alor ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan strategi pengawasan pemutakhiran data pemilih yang krusial bagi integritas Pemilu.
Kegiatan Rakernis kali ini menjadi sorotan bagi publik sehinga dalam arahan pembuka yang disampaikan ketua Bawaslu Kabupaten Alor, Orias Langmau menekan pentingnya peran aktif Bawaslu Alor dalam memastikan akurasi dan validitas data pemilih di setiap tingkatan, mengingat PDPB merupakan basis awal bagi tahapan Pemilu selanjutnya.
"Data pemilih adalah jantung demokrasi. sehingga perlu pengawasan secara proaktif dalam mengawal proses ini. Sinergi dengan semua pihak, terutama KPU, adalah kunci keberhasilan,” harapnya.
Sinergitas ini semakin diperkuat dengan kehadiran Ketua Divisi, Perencanaan Data dan Informasi KPU Kabupaten Alor, Syarifrudin Laela beserta staf KPU Alor menyambut baik inisiatif Rakernis ini sebagai forum untuk memperlancar koordinasi dan berbagi data pemilih terbaru yang telah dimutakhirkan.
“harapan saya agar Rekernis PDPB ini dapat menghasilkan kesamaan persepsi dan pemahaman antara KPU dan Bawaslu, yang pada akhirnya akan meningkatkan integritas dan kualitas Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pemilu atau Pemilihan selanjutnya” harap Ari yang kini menjabat sebagai Anggota KPU Alor dua periode.
dijelaskan Langmau bahwa Rakernis ini memfokuskan pada pemetaan titik rawan dalam pemutakhiran data, seperti pemilih yang baru memenuhi syarat, pemilih ganda, atau pemilih yang meninggal dunia namun belum dikeluarkan dari daftar.
"Melalui Rakernis ini, kami membekali jajaran dengan pemahaman teknis dan strategi pengawasan terbaru. Kami menargetkan pengawasan PDPB yang lebih efektif dan terstruktur," tutur Langmau di aula kantor Bawaslu Alor, Kamis (04/12/2025)
Sementara Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Therlince Loisa Mau dalam diskusi menyampaikan bahwa penting kegiatan ini dilakukan untuk menyelaraskan data anatara KPU dan Bawaslu terkait PDPB sehingga adapun yang menjadi catatan bisa ditindaklanjuti dengan baik
Peserta Rakernis yang terdiri dari komisioner dan staf sekretariat Bawaslu Alor, turut aktif dalam pemaparan hasil uji petik yang disampaikan oleh Kordiv. HP2H Salim Suro Ratu melalui sesi diskusi serta merumuskan langkah-langkah strategis, termasuk penggunaan teknologi dan pendekatan door-to-door dalam pengawasan PDPB.
Diharapkan, hasil dari Rakernis ini akan memperkuat upaya Bawaslu Alor dalam mewujudkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang akurat, mutakhir, dan komprehensif untuk menjamin hak pilih seluruh masyarakat Kabupaten Alor.