Hadirkan 22 Kab/Kota, Bawaslu NTT Perkuat Basis Data Melalui Proyek SEMESTA
|
Kalabahi, Humas Bawaslu Alor. Untuk mendukung peningkatan pengawasan berbasis data dan integrasi sistem informasi, serta mengembangkan inovasi yang dapat memperkuat fungsi pengawasan, pencegahan, dan penindakan pelanggaran pemilu/pemilihan, Ketua Bawaslu Kabupaten Alor Orias Langmau bersama Anggota Therlince Loisa Mau dan Salim Suro Ratu mengikuti Rapat Koordinasi Expose Proyek SEMESTA (Sentra Monitoring data Strategis Terpadu dan Aktif) Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Daring yang diikuti pimpinan Bawaslu 22 Kabupaten/Kota se-provinsi NTT.
Anggota Bawaslu NTT Muh Amrunur Darwan menjelaskan, program ini merupakan inovasi strategis yang bertujuan memperkuat basis data kinerja kelembagaan, khususnya terkait pengawasan partisipatif dan program inovatif yang telah dijalankan Bawaslu kabupaten/kota.
Ia mengatakan, ide Proyek Semesta muncul dari kegelisahan akan belum tersedianya basis data yang memadai dan terintegrasi dengan program kegiatan yang sudah dilakukan. Padahal, Bawaslu kabupaten/kota telah melaksanakan banyak program partisipatif, baik yang bersumber dari anggaran maupun non-anggaran.
“tentu program partisipatif menjadi sisi yang sangat serius untuk kita kerjakan. Dari kegelisahan ini, kita mau konsolidasi bersama, melihat kembali apa yang sudah dilakukan sejak 2019 hingga 2024 pasca Bawaslu dipermanenkan, agar kita tahu kekuatan dan posisi kita. Ini juga merupakan evaluasi besar berbasis data kinerja yang sudah kita kerjakan bersama,” Ucapnya saat membuka kegiatan Rakor, selasa (12/8/2025).
Lebih lanjut, Amrunur menyampaikan, momentum ini sangat penting di masa non-tahapan, karena menjadi waktu yang tepat untuk mengonsolidasikan seluruh data, terutama yang berbasis pengawasan partisipatif, inovasi, dan program strategis lain yang berperan menjaga keberlangsungan kelembagaan.