Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara, Bawaslu Alor Gelar Upacara Hari Kebangkitan Nasional 2026
|
Kalabahi, Humas, Bawaslu Alor – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Alor menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 pada, Rabu (20/5/2026). Kegiatan dilaksanakan di halaman Kantor Bawaslu Kabupaten Alor.
Upacara ini dipimpin langsung oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Alor, Salim Suro Ratu, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. Hadir dalam jajaran peserta upacara antara lain Ketua Bawaslu Alor Orias langmau dan Koordinator Divis Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (PPPS) Therlince Loisa Mau beserta Koordinator Sekretariat Ruth Lusiana Kafelbang dan para staf teknis, serta seluruh jajaran sekretariat di lingkungan Bawaslu Alor.
Tahun ini, peringatan Hari Kebangkitan Nasional mengusung tema "Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara". Dalam amanatnya, Salim Suro Ratu menekankan pentingnya memaknai semangat kebangkitan nasional dalam konteks pengawasan pemilu dan demokrasi, khususnya dalam menjaga generasi muda (tunas bangsa) agar tetap memiliki integritas tinggi.
"Semangat Kebangkitan Nasional harus kita tanamkan dalam tugas keseharian kita di Bawaslu. Menjaga tunas bangsa berarti kita ikut memastikan bahwa masa depan demokrasi negara ini dikawal oleh sistem yang bersih, jujur, dan adil. Melalui pengawasan yang berintegritas, kita sedang menjaga kedaulatan negara," ujar Salim dalam arahannya.
Lebih lanjut Salim menekankan makna mendalam di balik tema tersebut sebagai refleksi perjuangan bangsa di era modern. "Tema tahun ini membawa filosofi identitas kebangsaan yang kuat. Ini merepresentasikan semangat menjaga ibu pertiwi oleh seluruh elemen bangsa untuk bergerak maju bersama melalui perlindungan para tunas bangsa," ujar Salim.
Beliau juga mengingatkan seluruh peserta upacara mengenai pentingnya menjaga kemandirian sebagai sebuah negara yang berdaulat, sebagaimana yang dicita-citakan oleh para pendiri bangsa
Menurutnya, tantangan zaman boleh berubah, namun prinsip kedaulatan dan persatuan tidak boleh bergeser. "Kemajuan sebuah negara tidak ditentukan oleh pihak lain, melainkan oleh keteguhan hati rakyatnya untuk bersatu dalam satu visi besar," tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh jajaran Bawaslu Alor untuk terus meningkatkan soliditas, profesionalitas, dan kesiapan mental dalam menghadapi tantangan pengawasan ke depan.
Upacara Hari Kebangkitan Nasional ini tidak sekadar menjadi seremonial tahunan bagi Bawaslu Alor, melainkan juga menjadi momentum pemantik semangat (spirit) bagi seluruh jajaran pengawas pemilu untuk tetap tegak lurus menjaga demokrasi. Melalui perlindungan terhadap "tunas bangsa" dan penguatan visi bersama, Bawaslu Alor berkomitmen untuk terus mengawal proses demokrasi yang jujur, adil, dan berdaulat di kabupaten Alor
Suasana upacara berubah menjadi kian emosional dan penuh makna menjelang akhir acara. Seluruh peserta upacara bersama-sama menyanyikan lagu nasional "Padamu Negeri" dengan penuh penghayatan, sebagai bentuk reaktualisasi janji bakti dan setia kepada bangsa dan negara.
Rangkaian upacara memperingati Hari Kebangkitan Nasional di Kantor Bawaslu Kabupaten Alor ini kemudian ditutup dengan pembacaan doa bersama. Doa dipanjatkan untuk keselamatan bangsa, kemajuan daerah Kabupaten Alor, serta kelancaran tugas-tugas pengawasan demokrasi di masa yang akan datang.