Masa Penugasan Berakhir, Pegawai Pemda Alor Pamit dari Bawaslu
|
Kalabahi – Humas Bawaslu Alor. Suasana Kantor Bawaslu Kabupaten Alor terasa berbeda siang ini. isak tangis haru bercampur tawa kenangan mewarnai acara perpisahan pegawai Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Alor yang ditugaskan mengawal demokrasi di bumi Persaudaraan Surga Ditimur Matahari, selasa (24/2/2026).
Setelah sekian lama mendedikasikan tenaga dan pikiran pada sekretariat Bawaslu Alor, para pegawai tersebut harus kembali ke instansi induk karena telah berakhirnya masa penugasan. Perpisahan ini bukan sekadar urusan birokrasi, melainkan momen emosional bagi keluarga besar pengawas pemilu.
Ketua Bawaslu Alor Orias Langmau dalam arahannya, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas loyalitas yang ditunjukkan oleh para pegawai Pemda tersebut. Menurutnya, integritas yang mereka bawa sangat membantu kelancaran pengawasan tahapan pemilu di Alor yang penuh tantangan geografis.
"Mereka datang sebagai utusan Pemda, tapi mereka pergi sebagai bagian dari keluarga besar Bawaslu. Dedikasi mereka dalam menjaga netralitas dan membantu kerja-kerja sekretariat adalah warisan yang sangat berharga bagi kami," ujarnya.
Sementara koordinator Divisi penanganan pelanggaran dan penyelesaian sengketa (PPPS) Bawaslu Kabupaten Alor Therlince Loisa Mau menambahkan bahwa Jika di Bawaslu kita belajar tentang transparansi yang ketat, bawalah itu ke kantor asal. Jika disini kita belajar tentang bagaimana berdiri tegak di atas regulasi meski di bawah tekanan, jadikanlah itu prinsip kerja pada instansi masing-masing. Apa yang baik di lembaga ini bukanlah milik Bawaslu semata, melainkan standar kerja yang harus kita jaga dan implementasikan sebagai abdi negara.
"Saya secara peribadi mohon maaf jika selama dalam kebersamaan ini ada kata yang salah. Selamat kembali mengabdi di instansi asal. Jadilah agen perubahan di sana dengan membawa etos kerja yang telah kita bentuk bersama. Semoga langkah Bapak Ibu ke depan selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa". Harap Ince
Sebagai bentuk apresiasi dan tanda terima kasih atas dedikasi, dalam acara tersebut, dilakukan pemberian cinderamata melalui Penyerahan kain salempang khas Alor sebagai simbol ikatan batin yang takkan putus meski jarak memisahkan.
Suasana sedikit berubah dan rasa haru menyelimutinya saat diberikan kesempatan untuk menyampaikan ungkapan hati masing-masing. Dari tiap ungkapan hati yang disampaikan, mereka berharap agar silaturahmi tetap terjaga meski sudah tidak dalam satu forum koordinasi Pemilu/Pilkada. "Hari ini kita berpisah secara kedinasan, namun ikatan persaudaraan sebagai sesama anak bangsa yang mengabdi di bumi persaudaraan ini tidak akan putus" ungkap salah satu pegawai dengan penuh haru saat menyampaikan ungkapan hati.
Acara perpisahan ini diakhiri dengan jabat tangan hangat dan sesi foto bersama, menandai berakhirnya masa pengabdian jajaran pegawai Pemda Alor di lingkungan Bawaslu. Meski raga tak lagi berada dalam satu atap kerja, namun sinergi dan dedikasi yang telah tertanam selama ini diharapkan tetap menjadi jembatan penguat silaturahmi demi kemajuan demokrasi di kabupaten Alor.