Lompat ke isi utama

Berita

Pancasila Adalah Kekuatan Kita Untuk Berjuang Membangun Cita-Cita Bangsa Indonesia

 Pancasila Adalah Kekuatan Kita Untuk Berjuang Membangun Cita-Cita Bangsa Indonesia

Kalabahi, Humas Bawaslu Alor- Ketua, Anggota, dan Koordinator Sekretariat (Korsek) serta staf mengikuti secara virtual memperingati Hari Kesaktian Pancasila. “Indonesia Tangguh Berlandaskan Pancasila” menjadi tema di tahun 2021. Upacara memperingati hari Kesaktian Pancasila yang dilakukan di lokasi Monumen Pancasila Sakti hari ini Jumad, (01/10/2021) dipimpin oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo selaku Inspektur upacara dan dihadiri pimpinan lembaga negara yakni Ketua DPR RI, DPD RI, MPR RI dan Wakil Presiden RI.

Kegiatan upacara ini disiarkan melalui stasiun Television Republik Indonesia (TVRI) dan diikuti secara Daring oleh semua Lembaga Negara dan Badan Negara termasuk lembaga Badan Pengawas Pemilihan Umum, Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/kota se-Indonesia. Hal ini sesuai Surat Edaran Badan Pengawas Pemilihan Umum RI Nomor: 37 Tahun 2021 tentang Pedoman Penyelenggaraan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2021.

Dalam kegiatan Upacara hadir Ketua Bawalu Alor Dominika Deran,S.Pd, Koordinator Divisi (Kordiv) PHL Orias Langmau, SE, Kordiv SDM dan Organisasi Amirudin Bapang, S.Pt dan Korsek Ruth L. Kafelbang, SE serta staf Sekretariat Bawaslu Kabupaten Alor.

Pada kesempatan itu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nadiem Anwar Makarim, B.A., M.B.A menyampaikan pidato memperingati kesaktian Pancasila, dirinya menyampaikan sejak kelahirannya sampai saat ini, Pancasila adalah kekuatan kita untuk berjuang membangun cita-cita bangsa Indonesia, selain itu Pancasila menjadi pengikat kita. Bahwa di tengah situasi dan kondisi kedaulatan Indonesia berdasarkan pada keadilan sosial dan persatuan seluruh lapisan masyarakat. Oleh karena itu, merefleksikan kembali nilai-nilai Pancasila pada hari ini, merupakan awal yang baik untuk menyatukan cita-cita proklamasi. Situasi pandemi ini telah menunjukkan dengan begitu jelas, sejumlah tantangan untuk mnghadirkan pendidikan yang berkualitas untuk seluruh rakyat Indonesia. Salah satu dari tantangan tersebut adalah ketimpangan geografis, dan sosiologis yang menyebabkan tidak semua anak Indonesia, mendapatkan akses pendidikan selama pandemi ini. Peringatan hari kesaktian Pancasila, kita jadikan momentum untuk merefleksikan, hal-hal yang telah dan harus kita lakukan, untuk menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang tangguh di masa kini dan di masa yang akan datang.  Selama ini upaya yang kita lakukan lebih berfokus pada hasil akhir, mengesampingkan integrasi sosial budaya dan kelestarian ligkungan. Hal tersebut kurang sejalan dengan konsep pembangunan berkelanjutan, yang meyelaraskan potensi sumber daya alam dan potensi sumber daya manusia. Menyadari hal tersebut inilah waktunya kita merancang keseimbangan baru, yang mengedepankan kemajuan semua kelompok masyarakat, dan memprioritaskan konsep parsial. Dalam hal ini, Pancasila akan berperan sebagai titik berat dan sekaligus tujuan pembangunan bangsa dan negara kita. Kebangkitan dan kemajuan bangsa kita dari pandemi, ditentukan oleh kemerdekaan anak-anak Indonesia, untuk mengembangkan potensinya sendiri, dengan kemampuan dan panggilan hatinya. Inilah titik berangkat kita, selanjutnya kemerdekan dalam belajar, berkarya, kemerdekaan dalam berbudaya akan melahirkan generasi pelajar Pancasila. Yaitu sosok pembelajar sepanjang hayat, yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, berkebinekaan global, mampu bergotong royong, mandiri, bernalar kritis dan keratif. Pelajar Pancasila itu, yang akan meneruskan estafet Pemerintahan Indonesia yang berkelanjutan dan berkeadilan di massa depan. Pada semua masyarakat Indonesia, saya mengucapkan selamat memperingati hari keasktian Pancasila.  Dengan nilai-nilai Pancasilan akan menyertai langkah kita, mari membangun Indonesia yang lebih tangguh, lebih inklusif dan lebih mecerdaskan dengan merdeka belajar. Tutupnya.*Jhon