Pengelolaan Konten Media Sosial Berbasis Pengawasan
|
Kalabahi, Humas Bawaslu Alor. Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU) Kabupaten Sleman menggelar Rapat Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Konten Media Sosial Berbasis Pengawasan yang diikuti oleh seluruh Bawaslu Kabupaten/Kota se-Indonesia melalui daring menggunakan aplikasi zoom. Rapat tersebut dilaksanakan pada Rabu, 04/08/2021.
Ketua Bawaslu Kabupaten Sleman M. Abdul Karim M dalam arahannya mengatakan Menurut Kata.com di tengah pandemi covid-19 rating pengunanaan youtube meningkat 88%, Whaptsapp 84% Facebook 82% dan Instragram 71%. Karena Tugas Kantor yang semula bekerja secara offline sekarang harus bekerja melalui sistim online Wor From Home (WFH) dan Work From Office (WFO) mengakibatkan peningkatan penggunaan medsos di maksud. Pekerjaan hari ini dikerjakan secara online, ini akan berdampak positif pada kerja-kerja pengawasan pemilu ke depan.Ucapnya
Pada Kesempatan itu, Ketua Bawaslu Daerah Istimewa Jogjakarta Bagus Sarwono dalam arahnya, mengatakan pada waktu yang lalu kita melakukan pertemuan–pertemuan secara tatap muka, namun ditengah pandemi Covid -19 kita dapat bertemu dalam ruang virtual, tetapi dengan semakin pesatnya kemajuan teknologi kita bertemu secara daring menggunakan Aplikasi Zoom. Media sosial (medsos) dapat terkonsolidasi sebagai berkah tetapi mesti ada rambu-rambu untuk mengatur pengunaan medsos berbasis pengawasan pemilu. Tegasnya sebelum mebuka kegiatan dimaksud.
Tenaga ahli Bawaslu RI Masykurudin Hafids sebagai Narasumber menjelaskan bahwa, strategi pengawasan pemilu di tahun 2024 adalah strategi menyerang, untuk menghadapi pemilu di tahun 2024 kata kuncinya adalah konsolidasi semua stakeholder kepemiluan dalam konteks membangun proses pemilihan yang lebih berkualitas. Kita kembalikan proses ini bukan sebagai sebuah pertandingan yang menang dan kalah, tetapi ini adalah kerja bersama dinama semuanya punya peran, semuanya punya titik balik, semuanya mempunyai fungsi, semuanya punya irama yang lebih baik. Kalau strategi ini kita lakukan pemilih 2024 seringkali mundur tahapannya akibat dari rekomendasi, putusan itu perlu kita benahi sejak awal. Dampak dari mundurnya tahapan karena padatnya tahapan 2024, kalau pemilunya mundur pilkadanya juga mundur karena itu perlu peningkatan kapasitas semua elemen pengawas pemilu. Penyampaian kerja pemilu melalui medsos pertama melalui teks, kedua melalui gambar, dan ketiga melalui teks dan gambar.Tegasnya
Ketua Bawaslu Kabupaten Alor Dominika Deran,S.Pd, anggota Bawaslu Alor Orias Langmau,SE dan Koordinator Sekretariat Bawaslu Alor Ruth L. Kafelbang,SE mengikuti kegiatan dimaksud secara daring hingga berakhir.