Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Demokrasi, Bawaslu Alor Sambangi PDIP: Refleksi Pemilu hingga Warning Keras Money Politik

Humas

 

Kalabahi, Humas Bawaslu Alor. Bawaslu Kabupaten Alor melakukan langkah proaktif dengan menyambangi Sekretariat DPC PDI Perjuangan dalam giat konsolidasi demokrasi, Selasa (28/4/2026). Pertemuan ini bertujuan untuk merefleksi sekaligus memetakan langkah pencegahan terhadap isu-isu krusial yang kerap mencederai pesta demokrasi.

Ketua Bawaslu Alor, Orias Langmau menyampaikan apresiasinya kepada PDIP yang telah membuka ruang dialog bagi Lembaga Pengawas Pemilu. Menurutnya, kolaborasi ini penting untuk membangun komitmen bersama demi masa depan Alor yang lebih baik.

Dalam penyampaiannya, Orias menyoroti kendala klasik dalam penindakan pelanggaran. Ia mengungkapkan bahwa seringkali bukti di lapangan sudah lengkap, namun penegakan hukum terbentur oleh celah regulasi.

 

humas

 

"Undang-Undang tidak mengatur secara spesifik di masa tahapan pemilu ulang. Akibatnya, meski bukti lengkap, kami sering terhalang oleh regulasi yang ada," ujar Orias.

Fenomena money politic atau politik uang yang masih menjadi "penyakit" dalam pesta demokrasi. Fakta mengejutkan terungkap bahwa pada pemilu tahun ini, terdapat dua orang yang diproses hukum hingga ditahan akibat keterlibatan politik uang.

"Ini menandakan bahwa politik uang masih berlangsung masif. Kami terus melakukan pendidikan politik agar hal ini bisa dihindari dan tidak terulang lagi," ucap Orias di hadapan pengurus PDIP.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Alor Therlince Loisa Mau menambahkan bahwa konsolidasi ini juga menjadi ajang berbagi informasi terkait kesiapan administrasi partai politik. Ia mengingatkan PDIP agar memperhatikan secara serius keterwakilan perempuan.

"Kami meminta parpol memperhatikan administrasi dan keterpenuhan kuota 30% perempuan, baik dalam struktur internal maupun saat pendaftaran," tegas Therlince.

Ia mengibaratkan peran Bawaslu sebagai "Tim Keamanan" yang mengatur lalu lintas pemilu agar tetap tertib dan bebas dari kecurangan. Therlince juga memberikan catatan khusus mengenai tren isu SARA yang dimainkan oleh akun-akun palsu di media sosial, serta pengawasan ketat terhadap keterlibatan anak-anak dalam aktivitas kampanye.

 

humas

 

Melalui fungsi Tupoksi (Pencegahan, Pengawasan, dan Penindakan), Bawaslu Alor berharap partai politik dapat menjadi mitra strategis dalam meminimalisir pelanggaran. Konsolidasi ini diharapkan mampu menciptakan iklim politik yang sehat dan bermartabat di Bumi Nusa Kenari.