Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Sinergi di Hari Kemenangan: Bawaslu Alor Gandeng OKP Kawal Demokrasi Melalui Moment Halal bi Halal

Humas

 

Kalabahi, Humas Bawaslu Alor- Suasana hangat penuh kekeluargaan dalam momentum silaturahmi Halal bi Halal di Kantor Bawaslu Kabupaten Alor, Kamis (09/04/2026). Acara ini bukan sekadar seremoni keagamaan biasa. Namun di balik jabat tangan dan maaf-memaafkan, terpancar semangat besar untuk mengawal integritas demokrasi di Kabupaten Alor kedepan.

Di tengah persiapan menyongsong tahapan pemilu yang kian dinamis, keluarga besar Bawaslu Alor menggelar acara tersebut dengan tema yang sarat makna: "Mempererat Silaturahmi, Memperkuat Integritas, dan Meningkatkan Kebersamaan Pengawas Pemilu". 

 

humas

 

Ketua Panitia Pelaksana, Mohammad Amrullah Usman dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk mengonsolidasikan kekuatan kembagaan kedepanya.

Dalam pembacaan laporan,  sosok yang dikenal sebagai pesepak bola Alor di Bumi Persaudaraan ini menekankan tiga poin utama pada pelaksanaan Halal bi halal kali ini:

  1. Mempererat Tali Silaturahmi : Menghapus sekat-sekat komunikasi antara pimpinan dan staf guna menciptakan lingkungan kerja yang harmonis.
  2. Meningkatkan Semangat Kebersamaan : Membangun rasa kekeluargaan yang kokoh sebagai fondasi dalam menghadapi dinamika kerja yang tinggi.
  3. Memperkuat Integritas Pengawasan : Mengisi kembali "baterai" moral seluruh jajaran agar tetap tegak lurus pada aturan dalam mengawal keadilan pemilu di Bumi Kenari.

"Kita ingin memastikan bahwa setelah saling memaafkan, kerja-kerja pengawasan kita ke depan jauh lebih solid. Integritas itu lahir dari hati yang bersih dan hubungan yang rukun di antara kita semua," ujar Mohammad Amrullah Usman di sela-sela laporannya.

Ketua Bawaslu Alor, Orias Langmau dalam sambutannya menegaskan bahwa momentum pasca-Lebaran ini merupakan titik tolak penting untuk memperkuat barisan pengawasan partisipatif. Di hadapan para pimpinan Organisasi Kepemudaan (OKP) tingkat Nasional dan Lokal se-Kabupaten Alor, Orias menyampaikan pesan krusial mengenai pentingnya sinergitas.

 

humas

 

ia menekankan bahwa Bawaslu tidak bisa berdiri sendiri sebagai "wasit" tunggal dalam dinamika politik yang semakin kompleks.

"Kehadiran rekan-rekan dari OKP Nasional dan Lokal hari ini adalah bukti bahwa kita memiliki frekuensi yang sama. Kita tidak hanya sedang berhalal bi halal secara personal, namun kita sedang menyatukan niat untuk menjaga kedaulatan suara rakyat Alor kedepanya," ucap Orias dengan penuh semangat.

Menutup arahannya, Orias mengajak seluruh elemen pemuda untuk menjadikan Alor sebagai contoh daerah dengan tingkat partisipasi pengawasan tertinggi.

"Pemuda adalah nafas dari pengawasan. Jika sinergi antara Bawaslu dan OKP—baik yang berskala nasional maupun lokal—terjalin dengan kuat, maka saya optimis kualitas demokrasi di Kabupaten Alor akan semakin sehat dan bermartabat," pungkasnya.

Hadir sebagai penceramah, Ustad Nurdin Abdullah memberikan tausiyah yang menyejukkan sekaligus membakar semangat para pengawas. Beliau menekankan bahwa tugas sebagai pengawas pemilu bukan hanya tanggung jawab kepada negara, tetapi juga bentuk ibadah yang menuntut kejujuran mutlak.

 

humas

 

"Integritas bukan hanya soal aturan di atas kertas, tapi soal kejujuran hati. Silaturahmi yang kuat akan melahirkan kekompakan, dan kekompakan adalah modal utama menjaga keadilan pemilu," ujar Ustad Nurdin.

Ada yang istimewa dalam perhelatan kali ini. Bawaslu Alor secara khusus melibatkan perwakilan Organisasi Kepemudaan (OKP) Nasional dan OKP Lokal. Kehadiran mereka menjadi sinyal kuat bahwa Bawaslu tidak ingin bekerja sendirian. Langkah ini merupakan bagian dari persiapan penandatanganan MoU (Nota Kesepahaman) Pengawasan Partisipatif. Dengan menggandeng elemen pemuda, Bawaslu berharap mata dan telinga pengawasan bisa menjangkau hingga ke pelosok desa di Alor.

Kehangatan acara semakin terasa dengan hadirnya Pimpinan KPU Kabupaten Alor. Kehadiran rekan sejawat penyelenggara pemilu ini menunjukkan sinergi yang solid di tingkat kabupaten. Meski memiliki ranah tugas yang berbeda, kebersamaan di meja Halalbihalal ini menegaskan komitmen bersama untuk menyelenggarakan pesta demokrasi yang bermartabat di Alor.

Acara ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama, menciptakan atmosfer kekeluargaan yang kental. Dengan suksesnya kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Alor kembali menegaskan kesiapannya untuk mengawal proses demokrasi dengan wajah yang lebih humanis namun tetap tegas dalam aturan.

Momentum Halal bi halal 2026 ini diharapkan menjadi "bahan bakar" baru bagi seluruh jajaran pengawas di Kabupaten Alor untuk bekerja lebih profesional dan transparan demi masa depan daerah yang lebih baik.

 

humas