Lompat ke isi utama

Berita

Sinergi Pengawasan, Bawaslu Alor Hadirkan Akademisi dalam Giat Ngabuburit

humas

 

Kalabahi – Humas Bawaslu Alor. Mengisi bulan suci Ramadhan 1447 H dengan kegiatan positif, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Alor menggelar agenda "Ngabuburit Pengawasan" dengan tema: Puasa dan Refelksi Pengawasan Pemilu yang dilaksanakan pada Jumat (27/02/2026) Pukul 17,25 Wita. 

Acara yang berlangsung di kantor Bawaslu Alor ini menghadirkan Pegiat Pemilu sekaligus dosen STIKIP Muhammadiyah Kalabahi Dr. Rahmad Nasir, M.Pd sebagai pembicara utama dengan materi yang bertajuk Hikmah Rahmadan pada Ngabuburit Pengawasan. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat soliditas antar staf sekaligus memperdalam wawasan kebangsaan dan etika kerja dalam bingkai nilai-nilai spiritual.

 

humas

 

Rahmad dalam pembicaraannya terlihat santai namun berbobot, dirinya memaparkan materi yang mengolaborasikan nilai-nilai integritas dengan tanggung jawab profesi. Beberapa poin yang ditekankan antara lain:

  1. Integritas Pengawas: Menjaga kejujuran bukan hanya sebagai kewajiban profesi, tetapi juga sebagai bentuk ibadah.
  2. Etika Publik: Pentingnya menjaga netralitas dan objektivitas di tengah masyarakat Alor yang majemuk.
  3. Harmoni dalam tugas: Bagaimana semangat Ramadhan dapat meningkatkan kualitas kerja sama tim (teamwork) di lingkungan sekretariat.

Anggota Bawaslu Kabupaten Alor  Therlince Loisa Mau dalam arahan pembuka menyampaikan bahwa kegiatan ini dikemas secara internal agar tercipta suasana dialog yang lebih terbuka.

"Kami ingin Ramadhan tahun ini tidak hanya sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi menjadi momentum re-charging mental dan intelektual bagi seluruh jajaran pengawas. Sehingga kehadiran akademisi dari STIKIP Muhammadiyah Kalabahi bisa memberikan perspektif segar bagi kami," ujarnya.

Dikatakan Ince bahwa, selain tahan lapar dan haus, ada juga yang namanya tahan ego. Menurutnya, sebagai pengawas Pemilu kita harus bisa menahan ego dari tantangan yang ada di lingkungan sekitar kita. “hari ini kita bisa melihat banyak polemik dan dinamika yang terjadi. Na bagaimana respon kita sebagai pengawas Pemilu dengan hasil pengawasan selama ini,” ungkapnya. 

Sosok yang dikenal dengan aktifis perempuan Alor yang sering memperjuangkan hak perempuan dan anak itu mengatakan, kegiatan Ngabuburit Pengawasan merupakan salah satu program Bawaslu secara berjenjang. Disampaikan bahwa, Program Ngababurit ini, selain peningkatan rohani namun bagian dari sosialisasi, edukasi  untuk meningkatkan kapasitas SDM sebagai pengawas pemilu. 

“Kegiatan Ngababurit di non tahapan ini sebagai momen untuk mempersiapkan SDM untuk meningkatkan kemampuan kita di dunia pengawasan. Oleh karena itu kita harus melatih diri sedini mungkin  sehingga ketika ada di dalam proses tahapan, kita sudah siap,” Tegas Ince. 

 

humas

 

kegiatan seperti ini, kata Ince, sangat penting dan menjadi momen evaluasi bagi kita pada tahapan Pemilu dan Pemilihan lalu, sehingga jika  ada hal- hal yang menjadi catatan untuk dievaluasi, bisa diperbaiki dan ditingkatkan. Selain itu, dengan adanya kegiatan Ngababurit ini, bisa menjawab pertanyaan orang- orang diluar bahwa di non tahapan ini apa yang sementara dilakukan oleh Bawaslu sebagai lembaga pengawas Pemilu.

Mengakhiri sambutan, dirinya berharap agar dengan semangat meningkatkan spiritual kita melalui Ngabuburit pengawasan ini, kita terus mempersiapkan diri kita, melatih, dan menjadikan Ngabuburut ini sebagai ruang refleksi diri untuk menata kembali tugas- tugas sebagai pengawas pemilu. 

Acara ditutup dengan doa bersama dan buka puasa sederhana. Meski dilakukan secara internal, kolaborasi dengan mitra akademisi seperti Universitas Muhammadiyah Kalabahi diharapkan terus berlanjut guna mendukung fungsi edukasi demokrasi di Kabupaten Alor.

 

humas