Lompat ke isi utama

Berita

Tatap Pemilu 2029, Bawaslu Alor Matangkan Persiapan Program "Bawaslu Membelajarkan Volume 2"

humas

 

Kalabahi, Humas Bawaslu Alor.  Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Alor mematangkan langkah strategis menyambut ajang nasional Bawaslu Membelajarkan Volume 2 Tahun 2026. Komitmen ini ditunjukkan melalui Rapat Tim Teknis yang digelar di Aula Sekretariat Bawaslu Alor pada Jumat (7/8/2026).

​Rapat yang memfokuskan pada pemantapan dan pembagian tugas tahap awal seleksi ini merupakan tindak lanjut atas Surat Edaran (SE) Bawaslu RI Nomor 23 Tahun 2026. Mengusung tema besar "Ekosistem Kolaborasi untuk Pengawasan Pemilu 2029", program ini mewajibkan seluruh jajaran Bawaslu di tingkat daerah menyusun perangkat pembelajaran berbasis pengetahuan (knowledge-based learning) demi memperkuat kapasitas kelembagaan.

 

humas

 

​Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Alor, Orias Langmau. Dalam arahannya, Orias menegaskan bahwa program ini bukan sekadar rutinitas, melainkan momentum penting untuk membangun budaya belajar sekaligus mendokumentasikan rekam jejak pengawasan pemilu di daerah.

​"Bawaslu Membelajarkan ini harus menjadi wadah kolaborasi bersama. Seluruh elemen di Bawaslu Alor, baik pimpinan maupun jajaran sekretariat, harus bersinergi mempersiapkan tahap Video-Based Learning ini dengan matang agar output yang dihasilkan kelak bisa menjadi referensi yang bermanfaat menuju Pemilu 2029," ujar Orias.

​Usai pengarahan, agenda dilanjutkan dengan bedah teknis oleh staf terkait standar pembuatan video sesuai amanat SE Bawaslu RI mulai dari format, batasan durasi, hingga ketentuan publikasi media sosial pada tahap pra-produksi.

​Untuk memastikan alur kerja berjalan sistematis dan terukur, tim teknis dibagi ke dalam tiga fokus kelompok kerja utama yaitu Penyusunan Desain Pembelajaran, Penyusunan Materi Ajar, dan Produksi Video Pembelajaran.

​Setiap kelompok akan beroperasi secara terintegrasi agar konten yang dihasilkan tak hanya memiliki kualitas audio-visual yang prima, tetapi juga kedalaman analisis. Seluruh tahapan ini ditargetkan tuntas sebelum batas akhir pengumpulan materi pada 3 September 2026.

​Pada edisi Bawaslu Membelajarkan Volume 2 kali ini, Bawaslu Kabupaten Alor mengemban amanat untuk membedah topik krusial: "Penyelenggaraan Pemilu yang Inklusif bagi Kelompok Rentan, Perencanaan Afirmasi, dan Perlindungan Hak Pilih."

​Materi ini bakal dikupas secara komprehensif, mencakup kajian evaluasi metode konversi suara ke kursi, distribusi alokasi kursi per daerah pemilihan (dapil), hingga dampaknya terhadap proporsionalitas hasil pemilu.

 

humas

 

​Melalui penyusunan modul dan video pembelajaran ini, Bawaslu Alor menargetkan lahirnya analisis tajam mengenai efektivitas sistem pemilu. mulai dari memotret keterwakilan suara pemilih, mendorong kompetisi politik yang sehat, hingga mengawal keadilan elektoral di tingkat daerah. Rapat diakhiri dengan komitmen bersama seluruh jajaran untuk langsung tancap gas memulai proses produksi.