Lompat ke isi utama

Berita

Terobosan Pengawasan Pemilu: Bawaslu Alor dan Sekolah Menengah Jalin MOU Pengawasan Partisipatif

Humas Bawaslu Alor

Kalalahi Humas Bawaslu Alor, Komitmen untuk memperkuat demokrasi di akar rumput kembali ditunjukkan. Kamis (26/11/2025), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Alor secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MOU) dengan sejumlah Sekolah Menengah Atas (SMA), dalam rangka program Pengawasan Partisipatif Pemilu/Pilkada mendatang. 

 

humas

 

​Penandatanganan yang berlangsung di Kantor Bawaslu Alor ini melibatkan tujuh sekolah, antara lain, MAN Kalabahi, SMAN 2 Kalabahi, SMAN Kabola, SMAN 1 ABAD, SMA Kristen 01 Kalabahi, SMA kristen 02 Kalabahi, dan SMA Katolik ST. Yoseph Kalabahi.

MOU ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran dan keterlibatan aktif siswa/i sebagai calon pemilih pemula dalam mengawasi tahapan-tahapan Pemilu/Pilkada mendatang.

​Ketua Bawaslu Kabupaten Alor Orias Langmau dalam sambutan menyampaikan, pentingnya peran generasi muda dalam menjaga integritas proses demokrasi. 

"Kami menyadari bahwa siswa SMA adalah kelompok strategis,  mereka tidak hanya pemilih pemula, tetapi juga agen perubahan yang akan menentukan wajah demokrasi kita di masa depan," ujarnya. 

 

humas

 

Lanjutnya, Melalui MOU ini kami mengajak untuk tidak hanya mencoblos, tetapi juga menjadi mata dan telinga Bawaslu, melaporkan potensi pelanggaran, dan menyebarkan nilai-nilai anti-politik uang serta anti-hoaks.

​Langmau menjelaskan, kerja sama ini akan diwujudkan melalui beberapa kegiatan utama sebagai bagian dari pendidikan politik terhadap siswa berupa sosialisasi dan edukasi dengan cara pemberian materi rutin tentang regulasi Pemilu, tindak pidana Pemilu, dan etika berdemokrasi.

Menurutnya pendidikan politik terhadap siswa perlu dilakukan sehingga secara tidak langsung melatih siswa di masing-masing sekolah menjadi 'Duta Pengawas Partisipatif' yang bertugas menginternalisasi materi pengawasan di lingkungan sekolah.

Sementara salah satu guru yang  mewakili pihak sekolah Kadarusman Noor (MAN Alor), menyambut baik inisiatif ini. "MOU ini sejalan dengan upaya kami dalam membentuk karakter siswa yang bertanggungjawab dan kritis. Pendidikan politik praktis dan etis adalah bagian penting dari kurikulum yang tidak tertulis," katanya.

​Dengan adanya MOU ini, diharapkan tingkat partisipasi dan kualitas pengawasan Pemilu di daerah ini akan meningkat, yang didukung oleh semangat dan idealisme para pelajar dalam upaya melibatkan generasi muda secara sistematis dalam penguatan sistem demokrasi.

Kegiatan penandatanganan MOU dilangsungkan di Kantor Bawaslu Alor, dan diikuti langsung Anggota Therlince Loisa Mau dan Koordinator Sekretariat Ruth Lisiana Kafelbang.

humas