Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kab. Alor Hadirkan Alumni SKPP

Bawaslu Kab. Alor Hadirkan Alumni SKPP

Kalabahi, Humas Bawaslu Alor- Alumni Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) bersama Pimpinan Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Alor membangun Konsolidasi bersama di Kantor Bawaslu Kabupaten Alor, senin (06/06/2022). Kegiatan ini sebagai tindaklanjut dari program Dr. La Bayoni yang sedang mengikuti kegiatan Pim 1 di Lembaga Pertahanan Sipil (LEMHANAS) dengan program “PRAKARSA”.

kegiatan ini dihadiri oleh para alumni SKPP tahap 1 dan tahap 2 tahun 2020 yakni Haji Abdul Syukur Suluwetang, S.pd, Welem G. Maniyeni, S.Pd, Nur Afni Abdul Karim, SP, dan Jisli Atalot, S.Pd.

Dalam diskusi internal bersama Alumni SKPP yang dipimpin oleh Ketua Bawaslu Alor, Dominika Deran, S.Pd bersama kedua Anggota Orias Langmau, SE dan Amirudin Bapang, S.Pt . Deran ketika menyapa para Alumni bahwa setelah teman-teman mengikuti sekolah di tahun 2020 komunikasi kita terputus dan hari ini kita bisa bertemu kembali, pertemuan ini merupakan konsolidasi awal untuk mengetahui keberadaan para Alumni SKPP dalam berbagai kesibukan.

Dalam diskusi, Orias Langmau menambahkan, sejak teman-teman mengikuti proses SKPP, tentu mempunyai pengetahuan terkait dengan Kepemiluan yang berkaitan dengan tugas tugas Pengawasan.

Sebagai Alumni Pengawasan Partisipatif, selain kita membangun kemitraan, juga kedepan membantu tugas-tugas Bawaslu dan mempunyai peran dilingkungan masing-masing untuk menciptakan Pemilu yang Demokratis dan Berkualitas sehingga tidak terjadi pelanggaran-pelanggaran dalam proses Pelaksanaan Pemilu.

Ditambahkan Kordiv. SDM dan Organisasi Amirudin Bapang bahwa secara regulasi Undang-Undan Nomor 7 Tahun 2017 dan Undang Undang 10 telah dijelaskan bahwa keberlangsungan pesta Demokrasi ini tidak bergantung hanya pada Penyelenggara, tetapi menjadi tanggungjawab Negara dan seluruh masyarakat Indonesia.

“di Alor kita punya tanggung jawab yang sama juga, yang kemudian telah di amanahkan oleh Undang- Undang”. Ucap Bapang.

Ditambahkan bahwa tujuan kita berbangsa dan bernegara adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. “kita ingin mengupayakan agar masyarakat cerdas dalam menelaah serta memberikan pilihan politiknya tidak dipengaruhi oleh hal-hal yang bertentangan misalnya Politik Uang, Isu Sara dan lain-lain” tegas Bapang saat diskusi. *Denjo