Kami Yakin Bahwa Kami Tidak Berjalan Sendirian
|
Sahabat Bawaslu; Bawaslu Alor kembali menggelar kegiatan yang bertema “Sosialisasi Pengawasan Kepada Stakeholders Tingkat Kabupaten Alor” bertempat di aula Hotel Pelangi Indah Kalabahi Selasa (15/11/2022) Pkl. 09.00-selesai. Kegiatan tersebut melibatkan para Camat se-Kabupaten Alor, Polres Alor, Kejaksaan Negeri Kalabahi, Kesbangpol, Forum Komunikasii antar Umat Beragama (FKUB), Tokoh Perempuan, Tokoh Pemuda, dan Insan Pers.
Amirudin Bapang selaku Kordiv Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (P3S) yang bertindak sebagai PLH sekaligus membuka kegiatan “Sosialisasi Pengawasan Kepada Stakeholders Tingkat Kabupaten Alor” menerangkan bahwa stakeholders merupakan elemen penting dalam pengawasan Pemilu/Pemilihan, untuk itu pada kesempatan ini Bawaslu mengajak kepada semua stakeholder yang berkaitan dengan kepemiluan agar dapat memberikan edukasi politik dan pengawasan yang bermanfaat dimanapun berada.
Kami yakin bahwa Kami tidak berjalan sendirian, masih ada Bapak/Ibu Pimpinan Wilayah, Kepolisian, Kejaksaan, Tokoh Agama, Tokoh Perempuan, Tokoh Pemuda. Mari bersama-sama Kita menjaga demokrasi dari keterlibatan ASN dalam politik praktis, Money Politik, kampanye hitam yang semuanya menciderai nilai-nilai demokrasi di daerah ini.
“Semua Negara demokrasi modern melaksanakan pemilu, tetapi tidak semua pemilu itu demokratis. Maka kami butuh seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pengawasan Pemilu. Kalau kita tidak mampu menjahit kembali tenunan demokrasi Kabupaten Alor, maka kita juga tidak boleh tampil sebagai pengoyah tenunan demokrasi .” Pungkas Amir
Pada kegiatan pengawasan ini Bawaslu Alor menghadirkan 2 (Dua) narasumber diantaranya Dr. Fredrik Abia Kande (Dosen FKIP Untrib) dengan materinya yang berjudul “Partisipasi Masyarakat Dalam Mewujudkan Pemilu 2024 yang Jujur, Adil, Luber, dan Berkeadilan” Ia juga menghimbau agar bentuk-bentuk partisipasi ini memberikan edukasi kepada masyarakat baik itu secara langsung maupun melalui media sosial.
“Politik di Alor itu air laut yang bawa datang, tapi nilai-nilai kearifan lokal dan kebudayaan tetap menjadi yang utama”. Kande.
Selanjutnya Orias Langmau Kordiv Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (HPPMHM) Bawaslu Kabupaten Alor dalam materinya yang berjudul “Sosialisasi Pengawasan Partisipatif”. menerangkan bahwa Bawaslu akan terus meningkatkan kerjasama dengan stakeholder terkait kepemiluan guna memberikan edukasi dan pedidikan politik serta pengawasan kepada masyarakat sesuai dengan amanat peraturan perundang-undangan.
Oris juga menambahkan bahwa ada beberapa program kegiatan yang difokuskan oleh Bawaslu secara berjenjang. Program tersebut diantaranya Forum Warga Partisipatif, Pojok Pengawasan, Kampung Pengawasan dan Anti Politik Uang yang bertujuan memberikan pendidikan/edukasi politik dan pengawasan dengan sasaran utama pemilih pemula, pelajar, pengajar, tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan dan kepemudaan. #MattKido