Lompat ke isi utama

Berita

Peserta SKPP Temui Pimpinan Bawaslu Alor

Peserta SKPP Temui Pimpinan Bawaslu Alor

Kalabahi, Humas Bawaslu Alor. Sekolah Kader Pengawas Pemilu Partisipatif (SKPP) tingkat Menegah Kabupaten Alor Tahun 2022 sambangi Bawaslu Kabupaten Alor, Senin (21/11/2022).

Kunjungan tersebut mendapat respon baik dari pimpinan Bawaslu Kabupaten Alor.   Pimpinan bersama Kader SKPP pada kesempatan tersebut  mendiskusikan banyak hal terkait Pengawasan Partisipatif diantaranya  strategi untuk meningkatkan pengawasan partisipatif masyarakat dengan cara memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait tugas pokok dan fungsi Bawaslu dalam pengawasan pemilu.

Disela- sela diskusi, Ketua Bawaslu Kabupaten  Alor Dominika Deran, S.Pd menyampaikan, dengan adanya SKPP, kami optimis bahwa  teman- teman  dapat memperkuat peran dan fungsi  melakukan pengawasan pada Penyelenggaraan Pemilu untuk  mewujudkan Pemilu yang Demokratis dan berintegritas.

Dia mengungkapkan SKPP merupakan sarana pembelajaran politik yang baik bagi masyarakat dan pemilih. Hal ini menurutnya dapat dilakukan dengan cara pelibatan masyarakat secara aktif dengan melakukan gerakan bersama. "Selain adanya lembaga pengawas pemilu yang formal juga adanya partisipasi masyarakat dalam pengawasan baik Pemilu maupun Pilkada," tegas Deran.

Sementara Koordinator Divisi (Kordiv.) Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, Hubungan Masyarakat Bawaslu Alor Orias Langmau, SE menyampaikan, upaya Bawaslu untuk meningkatkan peran partisipasi masyarakat akan bedampak kepada indeks demokrasi yang semakin membaik. Ukuran peningkatan indeks demokrasi melibatkan partisipasi masyarakat dalam melakukan fungsi pengawasan.

Langmau  berharap agar dengan adanya SKPP, bisa meningkatkan peran Partisipatif masyarakat dalam melakukan Pengawasan Pemilu serta meminimalisir Pelanggaran pada Penyelenggaraan dari proses Pemilu.  “Salah satu untuk meminimalisir adalah peran partisipasi masyarakat dan melakukan pendidikan politik kepada masyarakat," harapnya.

Salah satu peserta SKPP, Mirna lanmay pada kesempatan itu menyampaikan terima kasih kepada Bawaslu kabupaten Alor yang melibatkan Kader SKPP untuk mengikuti kegiatan tentang kepemiluan di Kupang- Provinsi NTT. Menurutnya, keterlibatan peserta tersebut merupakan pengalaman yang sangat berharga   bagi mereka untuk mengenal lebih jauh tentang Pemilu.

Mantan ketua PMKRI ALor itu menjelaskan, usai mengikuti kegiatan, dilakukan  penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL). Penyusunan RTL  mencakup dua hal yakni  melakukan kampanye tentang bagaimana mengawas pemilu  serta menegakan keadilan pemilu melalui media sosial, dan mensosialisasikan secara langsung melalui kegiatan- kegiatan yang diselenggarakan oleh organisasi dimana mereka bernaung.

Terkait kampanye di media sosial, sosok  yang bergelut pada wadah Suara Perempuan  (SUPER) Alor itu menjelaskan, outputnya adalah membangun  nilai edukasi bagi masyarakat khususnya pengguna media sosial untuk menghindari atau meminimalisir terjadinya pelanggaran pemilu. Kaitan dengan sosialisasi secara langsung, dijelaskan Mirna, bahwa tujuannya untuk  mengedukasi atau memberikan pemahaman kepada Mahasiswa/i dan  masyarakat umum untuk mendapatkan pencerahan agar tidak melakukan pelanggaran dan  melaporkan, jika terjadi pelanggaran.

Perlu di ketahui bahwa, sosialisasi secara langsung dilakukan pada bulan November,  Desember dan Januari dengan melibatkan pihak mahasiswa/i, masyarakat Desa, dan Jemaat sebagai warga Gereja. Tempat pelaksanaan kegiatan meliputi Desa Maleipea Kecamatan Alor Selatan, Universitas Tribuana Kalabahi- Alor. selanjutnya sosialisasi SKPP akan dikolaborasikan pada kegiatan Masa Perkenalan (Maper) GMKI Cabang Alor bulan Desember dan di bulan Januari Tahun 2023, sosialisasi akan dilakukan bersama   Ikatan Mahasiswa Muhamadyah (IMM) Cabang Kalabahi.

Disampaikan bahwa, peserta Kader Pengawasan Pertisipatif tingkat menengah Kabupaten Alor  berjumlah 5 (Lima) orang yakni Abdullah Tuti, Asri M. H. Fabak, Kamaludin Lelang, Mariam Lanmay, Thomas Karsoma. *Denjo