Rekruitmen Kader Pengawas Partisipatif Bawaslu Alor Gelar Rapat Internal
|
Kalabahi, Humas Bawaslu Alor. Tuntutan profesionalisme Pengawasan Pemilu menjadi semakin besar dihadapkan pada kompleksitas pemilu di Indonesia yang terdiri dari kompleksitas pengaturan pemilu, kompleksitas penyelenggaraan Pemilu dan kompleksitas hasil Pemilu. Independensi merujuk pada proses rekruitmen pengawas pemilu berasal dari kelompok masyarakat independen/non-partisan. Penguatan tugas dan wewenang terlihat bagaimana Bawaslu dapat tampil lebih powerfull dibandingkan dengan sebelumnya hanya sebagai “ Hakim garis”
Pengawasan pertisipatif merupakan upaya mentransformasikan kekuatan moral menjadi gerakan sosial dengan konsekuensi memiliki pengetahuan dan keterampilan tentang kepemiluan dan teknik pengawasan. Pengawasan Partisipatif ini adalah bagaimana masyarakat dapat turut serta mengawasi pemilu baik dalam kampanye, masa tenang dan hari H pemilihan.
Bawaslu memandang penting dan perlu adanya sebuah sistem pendidikan dan pelatihan pengawasan partisipatif, untuk mempersiapkan kader/pionir penggerak pengawasan partisipatif dalam masyarakat yang diharapkan mampu mempublikasikan sistem pengawasan partisipatif ini dalam komonitas masyarakat basis. Dengan demikian Pimpinan bersama staf Bawaslu Kabupaten Alor, lakukan rapat internal terkait pelaksanaan rekruitmen sekolah Kader Pengawas Partisipatif ( SKPP) yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi NTT pada senin 2/11/20 di aula kantor Bawaslu Kab. Alor. Tujuan dilakukan rapat ini dalam rangka persiapan penerimaan calon peserta SKPP.
Rapat dipandu Korsek Bawaslu Kab. Alor Muhammad Z. Bay, S.Sos bersama Ketua Bawaslu Kab. Alor Dominika Deran, S.Pd, kordiv. PHL Orias Langmau, SE, dan kordiv. SDM dan Organisasi Amirudin Bapang, S.Pt. Dalam rapat, Deran menyampaikan bahwa mengingat tenggang waktu yang singkat, maka kita melakukun pengumuman dengan memanfaatkan media Bawaslu untuk dapat diakses oleh publik, selain itu bisa kita sampaikan informasi berupa selebaran kepada masyarakat. Kordiv PHL Orias Langmau manambahkan, kegiatan ini menjadi tanggung jawab kita bersama, sehingga perlu kita membentuk panitia untuk kepentingan dan kelancaran kegiatan ini. Ditambahkan oleh Kordiv. SDM dan Organisasi Amirudin Bapang bahwa dengan adanya kondisi yang ada, kita berjalan apa adanya, yang terpenting adalah bagaiamana kegiatan ini berjalan dengan baik dan sukses.